Penjemput Wisatawan Pangandaran Dihadang Orang Tak Dikenal di Stasiun Banjar

Penjemput Wisatawan Pangandaran Dihadang Orang Tak Dikenal di Stasiun Banjar

Sopir Hotel Sun In Pangandaran yang akan menjemput wisatawan yang hendak liburan di Pantai Pangandaran, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, dihadang orang tidak dikenal di Stasiun Kota Banjar.

Peristiwa ini terjadi saat sang sopir akan menjemput wisatawan yang baru turun dari Kereta Api Pangandaran di Stasiun Kota Banjar.

Peristiwa itu disampaikan akun Facebook Hotel Sun In Pangandaran, Jumat (18/1/2019) lalu. Dalam postingannya disebutkan bahwa pengelola hotel terkendala dengan orang tak dikenal di Stasiun Kota Banjar saat akan jemput tamu hotel.

Mereka tidak memperbolehkan sopir hotel menjemput wisatawan di stasiun. Orang tak dikenal tersebut beralasan, tamu yang turun di Stasiun Banjar adalah jatah penumpang mereka.

Adanya peristiwa ini menyebabkan pihak hotel menghentikan sementara penjemputan wisatawan di Stasiun Banjar. Selain itu, pihak hotel pun bertanya apakah pemerintah akan menyediakan armada khusus untuk menjemput wisatawan yang akan ke Pangandaran. Hal ini untuk memudahkan wisatawan yang turun di Stasiun Banjar dan hendak ke Pangandaran.

Dikonfirmasi terkait hal ini, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Pangandaran, Undang Sohbarudin mengatakan, penghadangan itu jelas sebagai kendala bagi aspek pariwisata Pangandaran.

“Sapta pesona kan menciptakan situasi kondusif dimulai saat wisatawan berangkat dari rumah,” jelasnya saat dihubungi Kompas.com, Minggu (20/1/2019).

Semua pihak harus menjaga kenyamanan untuk wisatawan, kenyamanan untuk pelaku usaha dan pihak hotel.

Ihwal bus khusus untuk menjemput wisatawan, Undang mengatakan masih dalam pembahasan Pemkab Pangandaran. “Masih dibahas,” ucapnya.

Sebelumnya, Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata mengatakan pihaknya saat ini memiliki satu bus wisata bantuan dari Pemprov Jawa Barat. Jumlah tersebut, kata dia, belum cukup mengingat banyaknya jumlah wisatawan ke Pangandaran.

“Mungkin enggak Pak Gubernur (Ridwan Kamil) kasih dua atau tiga bus wisata lagi. Sambil menunggu pihak swasta masuk di situ,” katanya.

sumber

Share this post