Masyarakat Diminta Waspada Bencana

Masyarakat Diminta Waspada Bencana

Hujan deras disertai angin kencang yang menerjang sebagian wilayah Kota Banjar menyebabkan sejumlah pohon tumbang dan menimpa 17 rumah milik warga. Rumah rusak terjadi di Kelurahan Bojong Kantong Kecamatan Langensari, Desa Rejasari, Desa Mulyasari dan Kujangsari. “Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 15.30. Kami langsung turun ke lokasi untuk melakukan evakuasi dan penindakan. Untuk tingkat kerusakan variatif dari sedang sampai berat. Ada juga pohon yang tumbang ke jalan raya,” kata Kepala Pelaksana BPBD dan Damkar Kota Banjar Yayan Herdiman Kamis (10/1/2019).   

Beruntung, kata Yayan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Hanya saja warga masih cemas dan panik karena cuaca buruk masih terjadi. “Sebagian warga ada mengungsi ke tempat saudaranya karena kondisinya sudah tidak layak ditempati,” katanya. 

Kades Kujangsari Ahmad Mujahid mengimbau masyarakat selalu waspada dengan kondisi cuaca ekstrem saat ini. “Jika ada pohon besar yang dekat dengan rumah dan kiranya membahayakan, harap ditebang saja daripada menimbulkan hal yang membahayakan,” katanya.

Sementara itu Jumat (11/1/19), Wali Kota Banjar Hj Ade Uu Sukaesih bersama rombongan dari Tagana, BPBD, Dinas Sosial, Bagian Kesos Setda Kota Banjar meninjau lokasi bencana rumah warga yang tertimpa pohon tumbang, di Kecamatan Langensari yang terjadi Kamis (10/1/19) sore. Dalam kunjungannya tersebut, Wali Kota memberi semangat masyarakat yang tertimpa bencana untuk tetap sabar, karena ini merupakan ujian dan cobaan dari Allah SWT. 

Beliau mengajak masyarakat untuk lebih waspada dan berhati-hati jika terjadi hujan deras disertai angin kencang.”Kita tidak tahu, bencana kapan saja bisa terjadi. Maka dari itu tetap waspada dan jika terjadi bencana jangan panik,” ujarnya kepada wartawan di lokasi. Menurut Ade, berdasarkan hasil pendataan dari BPBD sedikitnya ada 17 rumah warga yang mengalami kerusakan ringan dan sedang akibat tertimpa pohon tumbang. Untuk meringankan warga yang tertimpa bencana, pemerintah memberikan bantuan logistik dan peralatan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.”Insya Allah kita akan bantu memperbaiki rumah mereka yang rusak dan pengerjaannya harus dengan gotong royong,” ungkapnya.

Kata beliau mengatakan bahwa pihaknya tidak bisa langsung memberikan bantuan perbaikan rumah melainkan didata terlebih dulu sesuai dengan jenis kerusakannya.

Sumber: banjarkota.go.id

Share this post